Bina Suasana SANTRI 2019

Mataram – Pertama kali di adakan Sekolah Anti Korupsi (SANTRI) dengan sistim yang berbeda. Pada Tahun 2015 Solidaritas Masyarakat untuk Transparansi (SOMASI) Nusa Tenggara Barat menyelenggarakan SANTRI dengan sistim pelatihan yaitu hanya diadakan dalam waktu satu minggu.

Pembukaan SANTRI sekaligus dengan bina suasana para peserta yang berjumlah 15 peserta dengan lulus seleksi yang diadakan Jumat siang di Kantor SOMASI NTB yang diawali dengan perkenalan semua anggota panitia penyelenggara SANTRI dan para peserta yang mengikuti,. dalam kegiatan ini langsung di buka oleh Koordinator SOMASI NTB Dwi Arie Santo atau biasa di panggil Aries. (6/9/2019)

SANTRI kali ini akan dilaksanakan dengan kurun waktu tidak terbatas, yaitu dengan mengukur seberapa jauh pemahaman peserta memahami materi. “kiranya dalam setahun atau dua tahun semua peserta memahami tentang apa itu korupsi maka kita akan selesaikan dalam jangka waktu tersebut, tetapi jika peserta memahami hanya dalam satu bulan maka kita akan selesai dalam sebulan.” Ungkap Aries.

Dari beberapa skema yang akan dilakukan selama SANTRI dilaksanakan para peseta dan pemateri menyepakati untuk belajar mengajar dilaksanakan hari Sabtu. Kegiatan belajar mengajar ini disepakati pada pagi hari karena kurangnya kesibukan para peseta begitupun pemateri.

Adapun materi yang akan diberikan oleh pemateri yaitu, pemahaman dasar tentang korupsi yang akan diberikan oleh Johan Rahmatullah (Koordinator hukum dan peradilan SOMASI NTB), tata kelola pemerintahan anti korupsi (Dwi Arie Santo), advokasi dan kampanye oleh Abdurrahman Wahid (IT dan dokumentasi SOMASI NTB). Hasil yang di harapkan dari SANTRI ini adalah meningkatnya pemahaman peserta terkait tindak pidana korupsi dan nilai-niai anti korupsi.

Harapan yang kedua yaitu untuk meningkatkan kepedulian peserta dalam melakukan social control terhadap pelayanan publik maupun penyelenggaraan negara. *Admin

Post Author: somasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *