Somasi NTB : Patut Dicurigai Timpang Tindih Hibah Bansos Pemprov

Mataram, Talikanews.com – Peneliti dari Solidaritas Masyarakat untuk Transparansi ( Somasi) Nusa Tenggara Barat (NTB), Johan Rahmatulloh mulai melirik cara Pemerintah Provinsi NTB, dalam mengalokasikan bantuan Hibah Bansos kepada lembaga pendidikan.

Dia menyampaikan, sejak beredarnya data nama lembaga penerima hibah bansos di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, jika dilihat pola pengalokasian para penerima hibah dan jumlah yang diterima patut dicurigai ada sesuatu yang patut untuk ditelusuri.

Dalam Permendagri nomor 13 Tahun 2018 tentang Perubahan Ketiga Atas Permendagri nomor 32 Tahun 2011 tentang Pedoman Pemberian Hibah dan Bantuan Sosial sudah tegas dinyatakan Pertama, dalam ketentuan Pasal 4 ayat (3) bahwa pemberian hibah atau bansos harus memperhatikan asas keadilan, asas kepatutan, rasionalitas dan manfaat untuk masyarakat.

“Melihat porsi anggaran hibah bansos Pemprov NTB, ada beberapa lembaga atau yayasan yang menerima hampir Rp 1 miliar, ada juga Rp 900 juta, kemudian Rp 500 juta. Apakah patut dan adil?,” ungkapnya Sabtu (05/10).

Kedua, berdasarkan ketentuan Pasal 6 ayat (6) dinyatakan lembaga penerima hibah atau bansos tersebut harus terdaftar di Kemenkumham. Menurutnya, apakah dalam ketentuan ini semua penerima tersebut lembaganya sudah terdaftar di kemenkumham?.

Somasi melihat, dalam alokasi penerima hibah atau bansos tersebut dominan ditengarai oleh conflict of interest kepala daerah sehingga cenderung tidak adil. Ini salah satu mengindikasikan adanya dugaan penyimpangan dalam penyalurannya.

Oleh karena itu, Somasi berharap kepada Inspektorat bekerja secara transparan kepada publik untuk melihat dana hibah yang disalurkan kepada lembaga-lembaga tersebut.

“Apabila ada indikasi penyimpangan pidana korupsi, maka menjadi penting untuk diselesaikan melalui aparat penegak hukum,” pungkasnya.(TN-04)

Source: https://www.talikanews.com/2019/10/05/somasi-ntb-patut-dicurigai-timpang-tindih-hibah-bansos-pemprov/

Link : https://www.talikanews.com

Post Author: somasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *