KMS NTB Desak Setop Pembahasan RAPBD 2020

BERITA TERBARU & LINIMASA

  • KMS NTB Desak Setop Pembahasan RAPBD 2020

    MATARAM—Pembahasan RAPBD NTB tahun anggaran (TA) 2020, yang kini sedang berjalan, banyak menuai sorotan dari berbagai elemen masyarakat di NTB. Salah satunya Koalisi Masyarakat Sipil (KMS) NTB, yang merupakan gabungan dari berbagai lembaga swadaya masyarakat (LSM) seperti Somasi NTB, Fitra NTB, BKBH Fakultas Hukum Unram, Forum Komunikasi Mahasiswa Lombok Utara, Aliansi Masyarakat Peduli Lombok, Lombok Utara Corruption Watch dan lainnya.

    Menurut Biro Konsultasi dan Bantuan Hukum (BKBH) Fakultas Hukum Universitas Mataram (FH Unram), Yan Mangandar, pihaknya memandang pembahasan RAPBD NTB TA 2020 terkesan dipaksakan. “Apalagi dengan adanya kunjungan kerja (Kunker) anggota DPRD NTB ke luar negeri belum lama ini, membuat RAPBD 2020 dibahas seperti terburu-buru,” kritiknya, Selasa (27/8/2019).

    BACA SELENGKAPNYA
  • Kunker Dewan Dibawa ke Pengadilan

    MATARAM – Kunjungan kerja (kunker) pimpinan, anggota dan pejabat Sekretariat DPRD NTB ke luar negeri, dinilai membawa dampak buruk bagi pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2020. Oleh karena itu, berbagai elemen masyarakat akan menyeret kegiatan yang menghabiskan miliaran rupiah uang rakyat itu ke pengadilan. 

    Koordinator Solidaritas Masyarakat untuk Transparansi (Somasi) NTB, Johan Rahmatulloh mengatakan, penyusunan APBD 2020 harus diselamatkan. “Menindaklanjuti perkembangan akhir-akhir ini, Koalisi Masyarakat Sipil NTB akan melakukan upaya untuk memastikan APBD NTB dialokasikan sebesar-besarnya untuk masyarakat,” ujar Johan, Selasa (27/8).

    BACA SELENGKAPNYA
  • Koordinator SOMASI NTB

    Kunker Dewan ke Luar Negeri, Lukai Perasaan Korban Gempa

    Mataram. Radio Arki – Rencana DPRD kunjungan kerja (Kunker) ke Eropa dinilai berlebihan. Apalagi, perjalanan dinas itu dilakukan di penghujung masa pengabdian.

    Seperti diketahui, puluhan DPRD NTB periode 2014-2019 akan ke luar negeri, 3 Agustus mendatang. Ada 50 orang anggota dewan dari jumlah 64 yang berangkat pelesiran ke tujuh negara. Ketujuh negara yang menjadi tujuan para wakil rakyat adalah Perancis, Belanda, Italia, Belgia, Swiss, Turki dan Australia.

    BACA SELENGKAPNYA
  • Somasi NTB menanggapi penghentian kasus pengadaan buku madrasah

    Mataram (ANTARA) – Aktivis Solidaritas Masyarakat untuk Transparansi (Somasi) Nusa Tenggara Barat menanggapi penghentian penyelidikan kasus dugaan penyimpangan dalam proyek pengadaan buku kurikulum 2013 (K13) dari Kementerian Agama (Kemenag) RI untuk sekolah madrasah.

    Johan Rahmatulloh, peneliti Somasi NTB, di Mataram, Kamis, menilai langkah hukum yang ditetapkan Polda NTB ini akan menjadi tolok ukur publik dalam penanganan sebuah perkara di lingkup kepolisian.

    BACA SELENGKAPNYA